Postingan

2019

Tahun ini mengajarkan kami (aku dan suami) menjadi sepasang yang lebih sabar. Tentang berbagi, menggapai mimpi dan berjuang.  Di tahun ini saya mendapatkan 'tiket' masuk ke ITB, sebuah pilihan besar untuk saya dan suami, mengingat akan banyak kerja keras yang diusahakan nantinya. Sedangkan suami harus mutasi ke bagian baru di tempat kerjanya, membuat jadwal kerjanya lebih padat dan tak terjadwal. Di situasi seperti itu kami berdua harus saling menguatkan, karena peluh yang semakin bercucuran dan kenyataan hidup yang tak lagi seirama dengan mimpi. Bahwa sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Kami harus saling mengingatkan tentang hal itu saat salah satunya hampir menyerah.  Memang, belum lama waktu kami bersama, belum selesai juga perjuangan kami, tetapi  seiring waktu berjalan, kami semakin belajar untuk selalu menerima satu sama lain, memeluk erat untuk mendengarkan lebih dekat dan berbicara untuk saling memahami.  Kami percaya, satu-persatu do...

Perjalanan Baru

Gambar
Assalamu'alaikum wr.wb Di tulisan sebelumnya saya pernah menuliskan tentang keinginan kuliah di kampus 'Gajah', tulisan itupun ternyata ada kelanjutannya... Dua tahun lebih setelah terakhir kalinya ke kampus itu, saya yang sudah mempunyai status baru sebagai seorang istri sudah lupa tentang keinginan untuk kuliah di kampus sekeren itu. Menjadi istri membuat saya sibuk dan terbuai dengan passion baru saya, yaitu MEMASAK! wkwk. Setiap pulang kerja yang dipikir adalah "mau masak apa ya?" Dan setiap weekend selalu sibuk dengan cucian-cucian di ember. Mungkin otak dan hati ini sudah sangat menikmati menjadi seorang istri. Suatu malam, obrolan panjang bersama suami dimulai begitu saja, mengalir tanpa jeda sampai dini hari. Disitulah sepertinya saya tidak sengaja memceritakan keinginan saya dulu tentang sebuah kampus. Beberapa hari setelahnya, suami mengizinkan saya ikut tes penerimaan mahasiswa baru. Setelah perjalanan tes yang luar biasa! Memotong cuti-cuti sa...

Kimia (2) : Perhitungan Pembuatan Larutan Kurva Kalibrasi

Assalamu'alaikum dear pembaca yang mau mampir. Hehehe. Kali ini saya mau membagi sedikit materi tentang menghitung pembuatan deret standar atau larutan untuk kurva kalibrasi. Seperti yang diketahui oleh teman-teman semua yang bekerja di laboratorium, kurva kalibrasi ini termasuk salah satu bagian penting dari Validasi dan Verifikasi Metode Analisis. Dengan adanya kurva kalibrasi, suatu metode bisa menentukan besaran nilai konsentrasi suatu sampel. Nah, sekarang kita pelajari dahulu perhitungan pembuatan larutan kurva kalibrasi sebagai berikut: Contoh,  Di dalam suatu laboratorium terdapat larutan standar induk Fe 100 ppm. Menurut metode analisa, akan dibuat kurva kalibrasi Fe dengan konsentrasi 2 ppm, 4 ppm, 6 ppm, 8 ppm dan 10 ppm. Berapa mL larutan induk yang dibutuhkan untuk membuat larutan kurva kalibrasi tersebut?  Jawaban: Standar induk Fe : 100 ppm Asumsi untuk setiap larutan kurva kalibrasi (2,4,6,8,10 ppm) dibuat dalam labu ukur 50mL. Maka, Untuk laru...